Konsep Stack dalam data struktur:
1. Push()
Push berfungsi untuk memasukkan data.
Ada beberapa push dalam data struktur:
A. PushHead()
Push Head berfungsi untuk memasukkan data dari head. Contoh:
Ada terdapat linked list dengan node berikut:
10, 20.
10 adalah head dan 20 ada tail dan curr.
Jika saya ingin melakukan push head dengan value 30, maka linked list diatas akan menjadi:
30, 10 , 20.
30 adalah head dan 20 tetap tail dan curr,
B. Push Tail()
Push Tail befungsi untuk memasukkan data dari tail. Contoh:
Ada terdapat linked list dengan node berikut:
10, 20.
10 adalah head dan 20 ada tail dan curr.
Jika saya ingin melakukan push tail dengan value 30, maka linked list diatas akan menjadi:
10 , 20, 30.
10 tetap menjadi head dan 30 menjadi tail dan curr,
2. Pop()
Pop berfungsi untuk menghapus data.
Ada beberapa pop dalam data struktur:
A. Pop Head
Pop Head berfungsi untuk menghapus head di sebuah linked list.
B. Pop Tail
Pop Tail berfungsi untuk menghapus tail di sebuah linked list.
1. Push()
Push berfungsi untuk memasukkan data.
Ada beberapa push dalam data struktur:
A. PushHead()
Push Head berfungsi untuk memasukkan data dari head. Contoh:
Ada terdapat linked list dengan node berikut:
10, 20.
10 adalah head dan 20 ada tail dan curr.
Jika saya ingin melakukan push head dengan value 30, maka linked list diatas akan menjadi:
30, 10 , 20.
30 adalah head dan 20 tetap tail dan curr,
B. Push Tail()
Push Tail befungsi untuk memasukkan data dari tail. Contoh:
Ada terdapat linked list dengan node berikut:
10, 20.
10 adalah head dan 20 ada tail dan curr.
Jika saya ingin melakukan push tail dengan value 30, maka linked list diatas akan menjadi:
10 , 20, 30.
10 tetap menjadi head dan 30 menjadi tail dan curr,
2. Pop()
Pop berfungsi untuk menghapus data.
Ada beberapa pop dalam data struktur:
A. Pop Head
Pop Head berfungsi untuk menghapus head di sebuah linked list.
B. Pop Tail
Pop Tail berfungsi untuk menghapus tail di sebuah linked list.
Comments
Post a Comment